Hindari Rem Bermasalah..!
Hindari Rem Bermasalah..!

Rem merupakan bagian yang vital didalam kendaraan, karena setiap kali kendaraan melaju pasti membutuhkan rem untuk menghentikan dan mengendalikan lajunya.

Fatal akibatnya bila rem tidak berfungsi atau blong, untuk itu sistem kerja rem perlu dirawat dan di cek secara periodik untuk meminimalisasi kecelakaan akibat rem rusak, karena semua ini menyangkut keselamatan si pengendara dan penumpang dalam mobil. Kepekaan atau kepedulian pengemudi terhadap kinerja pengereman yang sudah mulai bermasalah adalah hal yang paling diutamakan dalam menghindari kecelakaan.

Banyak hal yang dapat dirasakan dan menjadi pertanda buat pengemudi bahwa sistem rem telah mengalami gangguan. Pertanda sistem rem sudah tidak baik salah satunya adalah bila rem perlu di injak berkali-kali (dikocok) untuk melakukan pengereman, ini berarti ada kemungkinan kerusakan yang terjadi pada sistem kerja rem. Penyebabnya bisa karena ada kebocoran master rem atas atau yang berada dibawah dekat roda, jika hal ini terjadi segera lakukan perbaikan pada bagian yang mengalami kebocoran.

Gejala lainnya yang dapat dirasakan adalah jika pedal rem terasa keras, bergetar dan mengeluarkan suara aneh saat diinjak, jika mengalami hal ini segera cek komponen rem dan sebaiknya bersihkan secara rutin setiap 10.000 km, mulai dari kanvas, piringan ataupun rumah tromol. Kotoran yang menumpuk dapat menggangu kinerja rem dan dalam jangka waktu lama juga dapat menyebabkan kerusakan, seperti goresan pada piringan rem ataupun rumah tromol.

Tips agar sistem rem mobil dapat terawat dan berfungsi baik menurut Ibrahim Siregar pentolan bengkel Urgarage Autosport :

  1. Rutin cek volume minyak rem di tabung bagian atas, jika telah berkurang sampai batas minimum, segera tambahkan dengan minyak rem jenis yang sama dan cek sistem rem apakah ada kebocoran atau tidak. Karena jika kondisi sistem rem normal, pengurangan volume minyak rem tidak akan cepat terjadi, pengurangannya hanya berjalan seiring penipisan kanvas rem.
  2. Agar kondisi sistem rem dapat terjaga dari kerusakan dini dan selalu dapat berfungsi dengan baik, setiap 20.000 km minyak rem lama harus dikuras diganti dengan yang baru.Dengan begini tidak akan terjadi penggumpalan minyak rem yang telah teroksidasi atau kadaluawarsa yang dapat menyebabkan penyumbatan sistem hidraulis rem.
  3. Cek selalu kondisi dan keausan Kanvas Rem sebelum melakukan perjalanan dengan mobil secara periodik. Keausan kanvas bergantung pada gaya berkendara pengemudi dan jarak dan kondisi jalan yang sering ditempuh mobil tersebut. Segera ganti kanvas rem (Brake Pads) jika teerlihat telah aus atau habis. Sebaiknya pengecekan dilakukan bersamaan saat melakukan servis rutin dibengkel.

Selain hanya perawatan dan pengecekan secara rutin terhadap sistem rem, gaya atau cara berkendara pengemudi mobil juga sangat berpengaruh terhadap keawetan kinerja sistem rem. Pengemudi sebisa mungkin harus menghindari seringnya melakukan pengereman mendadak, terlalu lama menekan pedal rem saat mobil akan berhenti lama, seperti saat terkena lampu merah.