2005-Touareg-W12-Speedometer-1024x768 SAAT kamu naik mobil atau motor, kamu bisa melihat berapa kecepatan kendaraan yang sedang kamu naiki. Ya, betul dengan alat ukur kecepatan/speedometer, kamu bisa mengetahui berapa laju kendaraan kamu. Apakah arti angka yang ditunjukkan oleh speedometer tersebut? Bagaimana cara mengukurnya?

Telah kamu ketahui di bangku sekolah bahwa satuan standar adalah Panjang, Berat, dan Waktu. Lalu, bagaimana dengan “kecepatan?”. Kecepatan adalah satuan “turunan” dari satuan standar tadi. Secara sederhana dapat disebutkan bahwa “kecepatan” diperoleh dari kombinasi dua buah satuan standar, yaitu antara panjang dan satuan waktu.

stopwatch Jarak (panjang) dibagi dengan waktu, itulah kecepatan. Satuannya bisa kilometer per jam, meter per detik, pokoknya panjang per waktu.

Cara mengukur kecepatan adalah dengan mengkombinasikan dua buah satuan standar tersebut. Yaitu dengan mengukur jarak, kemudian waktu tempuhnya, hasilnya di bagi, selesai deh!!

usain-bolt Mengukur jarak bisa dilakukan dengan meteran, dan mengukur waktu dengan arloji atau stopwatch. Sebagai contoh nih : Lomba lari 100 meter (nah sudah diketahui kan jaraknya 100 meter), dengan menggunakan stopwatch, seorang pelari bergerak dari start hingga finish dengan waktu 12 detik. Maka kecepatan pelari tersebut adalah 100 m dibagi 20 detik = 100/20 = 5 meter/detik

IMG_1218 Beberapa arloji “mempermudah” perhitungan itu dengan TACHYMETER, sehingga angak kecepatan dapat langsung di dapat tanpa harus “memeras otak” menghitungnya.

Kalau kamu pernah menggunakan GPS, terdapat juga fasilitas mengukur kecepatan. Cara yang digunakan GPS pun mirip, yaitu membandingkan jarak tempuh GPS saat bergerak dengan waktu tempuhnya.

Sementara di kendaraan yang melaju di darat juga memiliki alat bantu yang langsung bisa mendapatkan angka kecepatan yaitu speedometer. Alat ini langsung mengubah putaran roda (beberapa di pasang di gear gardan) yang akan menggerakkan jarum (atau mengaktifkan angka digital) yang menunjukkan satuan kecepatan secara langsung.

photo_100808_001 Tentu saja alat ukur yang dipasang dengan mengandalkan perputaran roda/gear memiliki kelemahan, karena perubahan ukuran roda (karena ban kempes misalnya/khususnya pada sepeda), modifikasi roda, gardan, dll, dapat mempengaruhi angka yang terbaca di speedometer.

Ayo sesekali coba lakukan perhitungan dengan menyamakan hasil yang diperoleh kamu dengan cara menggunakan stopwatch, bandingkan dengan angka angka yang ditunjukan oleh speedometer. Bagaimana hasilnya? Sama kah? ***

(dari bergbagai sumber