Menurut ahli2 paleontologi,para Dinosaurus itu telah punah 65 juta tahun silam,dan
penyebab kepunahannya sampai sekarang juga belum bisa dipastikan,ada beberapa
teori mencoba untuk menguak misteri penyebab kepunahan mereka ,diantaranya Teori
benturan planet kecil,letusan gunung berapi dalam sekala besar,bahkan ada pula
teori yang menyebutkan mereka punah karena kegagalan pengembangbiakan.
Tapi pada artikel singkatku kali ini,aku sengaja tidak membahas dulu mengenai
beberapa teori yang aku sebutkan diatas ,tapi ada beberapa hal yg mau aku
sampaikan kepada teman2 mengenai beberapa info terbaru dari hasil perkembangan
penggalian dan penelitian terhadap fosil-fosil binatang rakasasa masa silam ini.
Diantaranya yang cukup menarik perhatian saya adalah penemuan fosil dari species
dinosaurus pemakan daging yang statusnya kini menjadi Dinosaurus terbesar yang
masuk dalam kategori “The Biggest Carnivor”.
Yup,Predator mematikan yang diberi nama Spinosaurus ini berukuran lebih besar
dari Giganotosaurus maupun Tyranosaurus Rex ,selain statusnya sebagai the
Biggest Carnivor,saat ini ia juga “menjabat” sebagai King-nya Dinosaurus
Predator,menggusur singgasana Giganotosaurus yang telah berkuasa selama beberapa
dasawarsa terakhir.
Hal itu setelah diumumkan oleh “Cristiano Dal Sasso of the Civil Natural History
Museum in Milan”,yang menyatakan bahwa Giganotosaurus telah “ditendang” dari
singgasana teratas jajaran Dinosaur Karnivora setelah penemuan fosil terbesar
dari Spinosaurus.
Ok deh,untuk perbandingannya yuk kita liat bareng-bareng ilustrasi yang aku
tampilkan dibawah ini:

*Rank 3

Tyranosaurs Rex a.k.a T- Rex
Length: 40-50 feet
Weight: 6 tons
Fear factor: teeth up to 13 inches long
Lived: 65 million years ago
Where: North America

*Rank 2

Giganotosaurus
Length: 47 feet
Weight: 8 tons
Fear factor: 8-inch-long serrated teeth
Lived: 95 million years ago
Where: Argentina

*Rank 1

Spinosaurus
Length: 55 feet
Weight: 8 tons
Fear factor: long, crocodile-like jaws
Lived: 100 million years ago
Where: Argentina, Morocco, Tunisia, Algeria
Untuk kategori Dinosaurus dengan tubuh tertinggi, terbesar dan terpanjang dari
semua species, jatuh kepada satu species Dinosaurus Herbivor,yaitu
Argentinosaurus.

Argentinosaurus

Length: 120 feet
Weight: 100 tons
Fear factor: get out of my way
Lived: 65 million years ago
Where: South America
(not to scale)

Yang jelas , dengan bentuk rahang panjang mirip buaya, Spinosaurus tidak bisa
mengunyah, jadi lebih mirip buaya dimana rahang yg kuat buat menghancurkan
tulang2 mangsanya untuk kemudian ditelan bulat-bulat.
Tangannya yg lebih besar dan lebih operasional ketimbang T-Rex memungkinkan dia
mencengkeram mangsanya untuk memutuskan sendi2 di bagian tubuh mangsa utk
mempermudah ditelan.
Kalau buaya karena kaki depannya pendek biasanya memutuskan sendi / kaki
mangsanya dengan ‘puntiran maut’ yaitu melakukan putaran badan melintir didalam
air.
Spinosaurus, seperti halnya juga T-Rex tidak mungkin berlari lincah selincah
Velocyraptor tapi lebih mirip gerakan lari gajah dimana satu kaki selalu
menjejak tanah.
Beda dengan Raptor yg kemungkinan bisa berlari mirip burung Unta dimana pada
satu ketika kedua kaki bisa terangkat dan tidak menjejak tanah.
Dengan ukuran tubuh sebesar itu, sulit bagi Spinosaurus utk berburu sendiri
mengejar mangsa,kemungkinan species ini berburu berkelompok.
Kalaupun berburu sendiri kemungkinan besar Spinosaurus adalah pemakan bangkai
atau berburu mirip hyena dgn mengikuti gerakan pemburu2 yg lebih kecil utk
kemudian merebut buruan dgn mengandalkan ukuran tubuhnya.
Sirip tegak tulang belakangnya juga menimbulkan pertanyaan akan kemungkinan
Spinosaurus adalah hewan yg sering menghabiskan waktunya di air.
Bergerak di air amat menguntungkan karena mengurangi bobot tubuhnya, selain itu
dengan berdiam di air, Spinosaurus bisa berburu sendiri dgn cara berburu ala
buaya yaitu dgn diam menanti herbivora turun minum di sungai untuk kemudian
menyergapnya.
Hal ini membuat hewan besar ini tidak perlu mengejar mangsanya.